
Kepala Kejaksaan Negeri Ambon Bapak Dian Fris Nalle, S.H. M.H. menghadiri acara Simulasi Mekanisme Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, Senin 19 September 2022 yang berlokasi di Lapangan Futsal ASMIL Batu Merah(Wai Batu Merah) yang dimulai pada pukul 09.00 WIT.
Ada beberapa tamu undangan yang turut hadir pada acara tersebut seperti Para Asisten, Staf Ahli dan Kepala-Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kota Ambon, Pimpinan Lembaga/Kementerian Vertikal di Provinsi Maluku, Konsultan CS 06 Dirjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri, Konsultan CS 06 Regional Maluku, Serta Bapak/Ibu Undangan dan Peserta Simulasi Mekanisme Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor.
Sebelum acara simulasi dimulai, acara di buka oleh sambutan dari Penjabat Walikota Ambon, yang pada sambutannya mengatakan Kota Ambon rawan terhadap bencana. Ini disebabkan Kota Ambon adalah kota di Pulau Ambon yang termasuk pada wilayah Kepulauan Maluku, berada pada daerah pertemuan tiga lempeng penyusun kulit bumi yakni Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Pertemuan ketiga lempeng ini bukan saja membentuk zona tumbukan atau subduksi yang dapat menjadi sumber gempa lokal tetapi juga sumber gempa lain yang berasal dari Laut Banda dan Samudra pasifik atau gempa tektonik, yang sangat mempengaruhi formasi batuan di Maluku, karakteristik sesar atau patahan, serta aktifitas gempa bumi. Selain itu Kondisi topografi Kota Ambon sebagian besar daerah perbukitan dan berlereng terjal dengan kemiringan lerengnya >20%, serta kondisi curah hujan dari sedang sampai lebat juga mempengaruhi terjadinya bencana. Kota Ambon juga setiap tahunnya mengalami kejadian bencana sehingga pengetahuan tentang kebencanaan harus menjadi bagian yang tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan sehari-hari.



